Profil

Sejarah NU Tiongkok
Struktur Kepengurusan Mustasyar
Struktur Kepengurusan Harian Syuriah
Struktur Kepengurusan Lengkap Tanfidziyah
Struktur Kepengurusan Lembaga & Lajnah
Sejarah NU Tiongkok

Tiongkok sudah mengenal islam sejak 1400 tahun silam. Islam dikenalkan oleh salah satunya sahabat nabi yang bernama Saad Bin Abi Waqas selama kunjungannya ke Tiongkok. Saat ini, muslim adalah kelompok minoritas di Tiongkok. Berbagai sumber menunjukan data jumlah umat muslim yang berbeda-beda, sekitar 1-3 % penduduk Tiongkok adalah muslim.

Muslim Hui adalah kelompok umat islam terbesar di Tiongkok. Mereka merupakan etnis minoritas yang  populasinya paling banyak tersebar di dataran Tiongkok. Cheng Ho adalah seorang diplomat Tiongkok dari etnis Muslim Hui yang sangat terkenal semasa dinasti Ming. Chengho banyak melakukan pelayaran dan menjalin hubungan kerjasama dengan wilayah-wilayah yang dikunjungi, termasuk kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Hubungan kerjasama Tiongkok dan Indonesia sampai saat ini terus berlanjut baik antar pemerintah, organisasi, maupun antar individu masyarakat. Tiongkok melalui Duta Besarnya di Indonesia banyak menjalin kerjasama dengan organisasi-organisasi keagamaan di Indonesia, khususnya Nahdlatul Ulama(NU) yang merupakan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.  Dengan kemajuan Tiongkok saat ini, banyak mahasiswa NU yang tertarik untuk menimba ilmu di Tiongkok. Saat ini ada 246 mahasiswa NU yang tergabung dalam Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tiongkok. Jumlah ini diperkirakan tiap tahun akan terus bertambah.

Organisasi keagamaan ini lahir didasari pertama, semangat menyebarkan nilai-nilai islam yang moderat, islam ahlus sunah wal jamaah, islam yang cinta damai, sekaligus untuk menjaga hubungan baik persahabatan Indonesia dan Tiongkok. Kedua, menjaga warga Nahdlatul Ulama di Tiongkok yang mayoritas adalah mahasiswa dari paham radikalisme agama maupun paham radikalisme sekuler. Lahirnya Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tiongkok ini secara resmi ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 185/A.II.04.d/10/2017 tentang Pengesahan PCI NU Tiongkok.

Inisiatif untuk mendirikan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama di Tiongkok sudah ada sejak tahun 2014 sebenarnya. Saat itu delapan mahasiswa Nahdlatul Ulama dari Masjid Agung Jawa Tengah yang kuliah di Nanchang University Tiongkok sudah mulai merintis pendirian Cabang Istimewa NU ini.

Mereka diantaranya Agus Fathuddin Yusuf, Fatquri, A. Syaifuddin Zuhri, Nurwidiyanto, Hilyatu Millati Rusdiyah, Khoirudin, Najibullah, dan Beny Arif Hidayat. Namun pembentukan secara resmi belum sempat terlaksana karena saat itu masih kurangnya personil dan sulitnya menemukan sosok yang mumpuni menjadi Rois Syuriah sebagai salah satu syarat pendirian Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama.

Semangat mendirikan cabang Istimewa NU di Tiongkok ini pun terus berlanjut. Hadirnya generasi baru mahasiswa Doktoral seperti Imron Rosyadi Hamid (Jilin University), Ali Romdhoni (Heilongjiang University), Sugiarto Pramono (Shandong University) , Nurwidiyanto (Northeast Normal University) menambah  gairah pendirian Cabang Istimewa ini.

Memanfaatkan waktu liburan musim panas bersama mahasiswa NU dikota besar lainya seperti Suud Tasdiq (Shanghai), M. Refqy Bacharudin (Fuzhou), Syafiq Islamudin (Hangzhou), Musa Ridho (Wuhan) dan lainya berkumpul menyelenggarakan Konferensi Cabang Istimewa pertama Nahdlatul Ulama Tiongkok, tepatnya  tanggal 20 Agustus 2017 di Ponpes Al- Islahiyah, Malang, Indonesia. Konferensi ini menandai secara resmi pendirian Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tiongkok.

Konferensi yang bertemakan “Menyebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin di Tiongkok” ini dibuka langsung oleh Ketua PBNU Bapak Robikin Emhas. Dalam sambutannya Beliau berpesan agar PCINU Tiongkok untuk terus ikut berpartisipasi dalam menjaga perdamaian dan harmonisasi kehidupan antar kedua negara. Menyebarkan nilai-nilai Islam Nusantara yang moderat, toleran, seimbang, dan adil di negeri Tiongkok tersebut.

Hadir juga Wakil Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya Peng Yi Mu. Beliau mewakili Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya dengan setulus hati mengucapkan selamat atas berdirinya Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Tiongkok serta berlangsungnya Konferensi yang pertama ini.

Ia pun berpesan kepada Mahasiswa Nahdlatul Ulama di Tiongkok yang hadir  “ kalian adalah perantara hubungan baik antara kedua negara, mewakili masa depannya hubungan Indonesia dan Tiongkok. Saya berharap kalian belajar sungguh-sungguh, terus maju dan berkembang, serta memberikan sumbangsih kepada persahabatan Indonesia dan Tiongkok”.

Setelah sebelumnya diawali dengan upacara pembukaan dan diskusi ilmiah, selanjutnya melalui sistem Ahlul Halli wal-‘Aqdi (AHWA) yang beranggotakan lima orang yaitu Drs. KH. Abdullah Suwanto MM, H. Agus Fathuddin Yusuf MA, H Imron Rosyadi Hamid, SE MSi, A. Syaifuddin Zuhri LM, Su’udut Tasdiq S,HI bermusyawarah memilih Rois Syuriah.

Setelah Anggota AHWA berdiskusi selama 20 menit terpilihlah H Imron Rosyadi Hamid, SE Msi sebagai Rois Syuriah. Berikutnya, dengan persetujuan Rois Syuriah terpilih secara musyawarah menunjuk Nurwidiyanto menjadi Ketua Tanfidziyah mendampingi Rois Syuriah memimpin PCINU Tiongkok periode 2017-2018.

Struktur Kepengurusan Mustasyar

Drs. KH Ali Mufiz, MPA.

Drs. KH Abdullah Suwanto, MM.

H. Agus Fathuddin Yusuf, MA.

Chaerun Anwar

Ali Romdhoni, MA. (Harbin)

Struktur Kepengurusan Harian Syuriah

Rois                       : H. Imron Rosyadi Hamid, SE., M.Si. (Changchun)

Wakil Rois            : Fahmi Rizanul Amrullah (Beijing)

Wakil Rois            : A. Syaifuddin Zuhri, L.M. (Wuhan)

 

Katib                     : Su’udut Tasdiq, S. HI., L.L.M (Changchun)

Wakil Katib          : Sugiarto Pramono, MA. (Shandong)

Wakil Katib          : Sirojuddin Ahmad (Shanghai)

Wakil Katib          : Budy Sugandi (Chongqing)

 

A’wan                    : Ali Fathoni, ST., MM (Wuhan)

A’wan                    : Hilyatu Millati Rusdiyah, SE., MM (Cjongqing)

A’wan                    : Hidayatur Rohmah, S.Fil.I (Changchun)

A’wan                    : Muhamad Refgy Bacharudin (Fujian)

A’wan                    : Itsna Rahma Fitriani, S.E. (Nanchang)

A’wan                    : Musa Ridho, S.H. (Wuhan)

A’wan                    : Muhammad Hasim Habibil Mustofa, B.Comm (Wuhan)

A’wan                    : Ahmad Musyafa (Guangzhou)

Struktur Kepengurusan Lengkap Tanfidziyah

Ketua                    : Nurwidiyanto, M.Sc. (Changchun)

Wakil Ketua         : Mohamad Tafrikan, M.Si (Beijing)

Wakil Ketua         : Jazuli Khanafi, S.Pd (Guangxi)

Wakil Ketua         : Muhammad Bahrun Najah (Hangzhou)

Wakil Ketua         : Achmad Sukhaemi Kurniawan (Changzhou)

Wakil Ketua         : Waki Ats Tsaqofi (Chongqing)

Wakil Ketua         : Faishol Firdaus (Changchun)

 

Sekretaris             : Arif Taufiq Nurrahman Aziez (Wuhan)

Wakil Sekretaris  : Rasuhdi (Nanjing)

Wakil Sekretaris  : Sadach Nadira Chamda Thalizmach

Wakil Sekretaris  : Nimaz Ayu (Wuhan)

Wakil Sekretaris  : M. Iqbal Saryuddin (Guangzhou)

 

Bendahara            : Ahmad Syifa (Wuhan)

Wakil Bendahara : Fatmara Risa Fisherly (Huashi)

Wakil Bendahara : Muhammad I'sy 'Azka

Wakil Bendahara : Dyah Muju Rahayu

Struktur Kepengurusan Lembaga & Lajnah

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM)

Ketua                     : Sudirman

Sekretaris             : Muhammad Nawwar Syarif UZ

Anggota                : Rizal Affandi Nugroho

                                  Achmad Chabibulloh

                                  Mohammad Faruki

 

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)

Ketua                     : Kaula Fahmi

Sekretaris             : Mohammad Toif

Anggota                : M. Sayyidat Thohirin, S.Pd.

                                  Muhammad Fadlika

 

Lembaga Pendidikan & Sosial

Ketua                    : Nur Musyafa

Sekretaris             :

Anggota                : Muhammad Roja Al Wali

 

Lembaga Media & Komunikasi

Ketua                    : Nur Cholis, Bagus Hardiansyah, S.Kom., M.Si.

Sekretaris            : Dicky Rivaldo

Anggota               : Mohammad Ghani, M.Si.

                                 Nurdiansyah Ramadhani

                                 Min Hajul Abidin

 

Lembaga Perekonomian

Ketua                    : Toufik Hidayadi, S.E.

Sekretaris            :

Anggota               :

PENGURUS CABANG ISTIMEWA NAHDLATUL ULAMA TIONGKOK (PCINU TIONGKOK)

Sanlitun SOHO, Gongren Tiyuchang North Road, Chaoyang District, Beijing

Telp: +86 13086805547, +86 15507839941 Email: pcinu_tiongkok1926@yahoo.com REDAKSI: redaksi@nutiongkok.com